Ciri Ikatan Kovalen Polar Beserta Penjelasannya

  • ngadimin
  • Dec 25, 2020

Berikut ini merupakan artikel yang membahas mengenai Materi Kimia Ciri Ikatan Kovalen Polar Beserta Penjelasannya dengan mudah dan lengkap

Ciri Ikatan Kovalen Polar Beserta Penjelasannya

tugassains.com –  kali ini kita membahas materi Ciri Ikatan Kovalen Polar yang bertujuan agar kalian dapat memahami yang namanya Ciri Ikatan Kovalen Polar dan dapat membedakannya dengan ikatan kimia yang lain.

Disini kita akan membahas dari Pengertian Ikatan Kovalen Polar, Ciri Ikatan Kovalen Polar dan Contoh Senyawa Ikatan Kovalen Polar ya, mari kita pelajari satu persatu bersama tugassains.com dan dibahas dengan lengkapa agar mudah di pahami oleh kalian para pembaca.

Pengertian Ikatan Kovalen Polar

Sebelum melangkah lebih jauh mari kita pelajari pengertian dari Ikatan kovalen Polar. Apakah itu Ikatan Kovalen Polar? Ikatan Kovalen Polar adalah ikatan pasangan elektron ikatannya cenderung tertarik ke salah satu atom yang berikatan. Ikatan kovalen polar terbentuk oleh atom-atom unsur yang memiliki beda nilai keelektronegatifan yang relatif besar. 

Nah, yang menyebabkan Ikatan Kovalen Polar berbeda dari Ikatan Kovalen NonPolar yaitu adanya atom-atom yang meiliki Perbedaan Keelektronegatifan. Yaitu Contohnya senyawa HCl, HBr dan HF. 

Ciri Ciri Ikatan Kovalen Polar

Untuk dapat membedakan Ikatan Kovalen Polar dengan Ikatan Atom lainnya kita dapat mengetahui dengan adanya Ciri-ciri dari perubahan Ikatan Kovalen Polar. Nah berikut ini adalah Ciri-ciri Ikatan Polar Beserta Penjelasannya:

  1. Pasangan elektron yang membentuk duplet atau oktet.

    Pada dasarnya Ikatan Kovalen Polar, yaitu Ikatan Kovalen membentuk Kaidah elektron valensi Duplet atau Oktet yang bertujuan mencapai titik stabil sesuai kaidah kestabilan gas mulia yaitu Duplet (2)  atau Oktet (8) pada elektron valensinya.

  2. Unsur-unsur pembentuknya pada umumnya berasal unsur-unsur non logam.

    Yaitu Ikatan Kovalen terbentuk antar dua atom nonlogam yang sama-sama ingin menangkap elektron untuk mencapai titik kestabilan sehingga dapat didimpulkan bahwa antar dua atom menyumbangkan masing-masing elektron miliknya dan dapat.

  3. Pasangan elektron yang dipakai bersama tertarik lebih kuat ke salah satu atom.

    Alasan mengapa elektron tertarik lebih kuat ke salah satu atom yaitu disebabkan oleh adanya perbedaan keelektronegatifan yang menyebabkan pasangan elektron suatu atom tertarik ke atom yang memiliki keelektronegatifan yang lebih tinggi.

  4. Mempunyai kutub positif dan kutub negatif.

    Hal tersebut terjadi karena adanya nilai keelektronegatifan yang berbeda sehingga menyebabkan adanya kutub Positif dan kutub Negatif. Perbedaan atau selisih nilai Keelektronegatifan pada suatu atom mengakibatkan terdapat sebuah kutub pada senyawa Ikatan Kovalen Polar.

Contoh Senyawa Ikatan Kovalen Polar

Contoh Senyawa Ikatan Kovalen Polar
Contoh Senyawa Ikatan Kovalen Polar

Tahukah kalian bahwa sehari-hari kita sering menjumpai yang namanya Senyawa Ikatan Kovalen Polar yak salah satunya adalah Amonia dan Asam Fluorida (HF) mari kita bahas:

  1. Amonia (NH3)

    Amonia merupakan senyawa yang terbentuk akibat Ikatan Kovalen Polar dimana Amonia dimanfaatkan sebagai pembuatan pupuk urea dalam dunia pertanian.

  2. Asam Fluorida (HF)

    Asam Fluorida memang asing ditelinga kita namun Asam Fluorida ini merupakan senyawa yang terbentuk dari Ikatan Kovalen Polar dan dimanfaatkan dalam dunia seni ukir kaca dan juga berperan dalam industri logam Aluminium.

Untuk melatih pemahaman tentang Ciri Ikatan Kovalen Polar Beserta Penjelasannya dapat dilakukan dengan melatih diri dengan soal-soal latihan di bukumu dan apabila terdapat hal yang belum dipahami dapat menuliskan komentar di bawah ya tugassains.com selalu membantumu kok.

Untuk memperdalam materimu baca juga tentang Ciri Ikatan Ion Beserta Penjelasannya

Terima kasih semoga bermanfaat.

Related Post :