Mengenal Sifat Asam dan Basa beserta Perbedaannya

  • ngadimin
  • Aug 28, 2023

Sifat Asam dan Basa beserta Perbedaannya
Sifat Asam dan Basa beserta Perbedaannya

tugassains.com – Senyawa-senyawa kimia yang bersifat asam dan basa
memiliki berbagai ciri khas dan sifat karakteristiknya, dengan begitu kita
dapat mengetahui perbedaannya saat menemui senyawa-senyawa kimia yang berada
dilingkungan kita.

Yuk kita bahas lebih jauh apa saja sifat yang dimiliki oleh asam dan basa
serta perbedaan yang dimiliki oleh keduanya pada artikel ini.

Sifat Asam dan Basa

Suatu zat asam ataupun zat basa memiliki sifat karakteristik yang berbeda
sehingga kita dapat dengan mudah membedakannya dengan sifat dan ciri-ciri yang
dimilikinya. Yang mana apabila kita kelompokkan memiliki beberapa sifat
berikut.

Sifat yang dimiliki senyawa asam yaitu:

  1. Berasa masam.
  2. Bersifat Korosif.
  3. Ketika dilarutkan dalam air menjadi ion Hidrogen (H+) dan sisa asam menjadi
    ion negatif.
  4. Memiliki nilai pH < 7.
  5. Mengubah kertas lakmus biru menjadi merah.
  6. Dapat bereaksi dengan Logam, Basa dan Garam Karbonat seperti CaCO3, MgCO3.

Sedangkan sifat senyawa Basa yaitu:

  1. Berasa pahit.
  2. Bersifat kaustik (merusak jaringan kulit) dan terasa licin di kulit.
  3. Ketika dilarutkan dalam air menjadi ion Hidroksida (OH) dan sisa
    basa menjadi ion positif.
  4. Memiliki nilai pH > 7.
  5. Mengubah kertas lakmus merah menjadi biru
  6. Dapat bereaksi dengan Asam menghasilkan Garam dan Air.

Jangan pernah mencicipi senyawa kimia dan melakukan kontak dengan kulit secara
langsung.

Perbedaan Asam dan Basa

Untuk dengan mudah mengetahui perbedaan antara zat asam dengan zat basa kita
dapat melakukan berbagai cara. Pada beberapa zat kita dapat mengetahui dengan
mencicipinya seperti pada buah jeruk yang terasa masam sehingga
termasuk dalam golongan asam sedangkan pada baking soda yang
terasa pahit merupakan basa.

Namun tidak semua zat dapat kita cicipi karena dapat berbahaya bagi tubuh,
sehingga terdapat cara lain  yaitu dengan melakukan pengukuran nilai pH.

Nilai Warna pH Indikator
Nilai Warna pH Indikator

Untuk melakukan pengukuran pH kita dapat menggunakan kertas lakmus, indikator
universal dan pH meter, sebuah zat akan bersifat asam apabila memiliki
pH < 7 serta mengubah lakmus biru menjadi merah dan akan
bersifat basa apabila memiliki pH > 7 serta mengubah lakmus merah
menjadi biru.

Klasifikasi Asam dan Basa

Asam Kuat dan Basa Kuat

Suatu zat digolongkan menjadi Asam Kuat dan Basa Kuat apabila dilarutkan
kedalam air mengalami ionisasi sempuna ion-ionnya. Pada asam kuat akan
mengalami disosiasi keseluruhan serta mudah melepas ion Hidrogen
(H+) ketika dilarutkan dalam air, contohnya yaitu
H2SO4 dan HCl.

Sedangkan basa kuat akan mengalami disosiasi keseluruhan dan mudah melepas ion
Hidroksida (OH-) yang dimiliki saat dilarutkan kedalam air, contohnya yaitu
NaOH dan LiOH.

Asam Lemah dan Basa Lemah

Pasa Asam Lemah dan Basa Lemah berbeda yaitu apabila dilarutkan kedalam air
hanya mengalami ionisasi sebagian pada ion-ionnya. Yaitu asam lemah mengalami
disosiasi sebagian dan akan sulit melepas on Hidrogen (H+) saat
dilarutkan dalam air, contohnya yaitu CH3COOH dan HNO2.

Sedangkan Basa Lemah mengalami disoasi sebagian dan akan sulit melepas ion
Hidroksida (OH) apabila dilarutkan kedalam air, contohnya yaitu
Al(OH)3 dan Mg(OH)2.

Semoga Bermanfaat.

Related Post :