mZSxfEDJt1rUVv5DIurMrnZcYDxDIM1CXmJybyRZ

Cara Membaca Hasil Pengukuran Multimeter Analog

Pada artikel ini kita akan mempelajari Cara Membaca Hasil Pengukuran Multimeter Analog dengan Benar yang kami sajikan secara mudah dan jelas

Cara Membaca Hasil Pengukuran Multimeter Analog
Cara Membaca Hasil Pengukuran Multimeter Analog

tugassains.com - Dalam melakukan kegiatan pengukuran listrik, membaca hasil pengukuran adalah hal yang penting guna menghindari kesalahan-kesalahan dalam membaca hasil pengukuran. Sering kali orang awam (belum tahu) salah dalam membaca hasil pengukuran.

Mereka langsung membaca hasil pengukuran dengan membacanya dari papan skala padahal papan skala bukanlah kesimpulan dari hasil pengukuran. Maka dari itu adanya artikel ini guna membantu kalian agar bisa membaca Hasil Pengukuran dari Multimeter Analog dengan benar.

Rumus Membaca Hasil Pengukuran Multimeter Analog

Untuk membaca Hasil pengukuran Multimeter Analog baik itu membaca hasil pengukuran besar tegangan searah (dc), tegangan bolak-balik (ac), kuat arus dan besar hambatan terdapat rumus untuk mengambil kesimpulan besar pengukuran.

Hasil Pengukuran = (Angka yang diperoleh : Skala Maksimum) x Batas Ukur

Untuk membaca hasil pengukuran perhatikan papan skala yang digunakan perlu memperhatikan beberapa hal pada saat pengukuran yaitu:

Membaca Hasil Pengukuran Multimeter Analog
Membaca Hasil Pengukuran Multimeter Analog

Yaitu ketika kita melakukan pengukuran besar kuat arus (mA) pastikan selector sudah di mA dan gunakan papan skala untuk kuat arus yaitu papan skala yang terdapat (mA), hal ini bertujuan agar mempermudah ketika melakukan pembacaan pengukuran.

Cara Membaca Hasil Pengukuran Multimeter Analog dengan Benar

Cara membaca hasil pengukuran ini dapat kalian lakukan pada berbagai pengukuran seperti mengukur tegangan, mengukur besar kuat arus, dan mengukur besar hambatan.

Contoh Cara Membaca Hasil Pengukuran Multimeter Analog
Contoh Cara Membaca Hasil Pengukuran Multimeter Analog

1. Misalkan membaca hasil pengukuran besar tegangan searah pada multimeter analog diperoleh pengukuran seperti gambar berikut.

Diketahui:
Batas Ukur = 50
Batas Skala = 250
Angka Pengukuran = 100

Jadi besar tegangan pada multimeter analog dapat kita hitung sesuai dengan rumus hasil pengukuran yaitu:

Hasil Pengukuran = (Angka Pengukuran : Batas Skala) x Batas Ukur
= (100 : 250) x 50
= (0,4) x 50
= 20 Volt DC

Sedangkan untuk mengukur tegangan bolak-balik, kuat arus dan hambatan sama dengan soal tersebut yang membedakan adalah pada pengukuran lainnya yaitu perhatikan batas ukur yang digunakan dan pastikan papan skala sesuai dengan input yang akan diukur.

Misalnya kalian mengukur besar kuat arus perhatikan batas ukur selector dan gunakan papan skala kuat arus sehingga batas ukur dan angka pengukuran dari papan skala kuat arus.

Baca Juga Cara Menggunakan Multimeter Analog dengan Mudah

Sekian terima kasih semoga bermanfaat dan jangan lupa bagikan.

Related Posts

Post a Comment